Pidato tentang Lailatul Qadar

 Pidato Lailatul Qadar


Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh,

Alhamdulillah, Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, amma ba'du

pada kesempatan kali ini, kami akan menyajikan contoh pidato dengan tema lailatul qadar.

Pidato ini merupakan teks pidato yang dipakai oleh siswi MA Nurul Huda Tempos pada lomba pidato di STIKES YARSI Mataram pada momen bulan puasa 2024 lalu,

semoga teks pidato ini bermanfaat bagi kita semua aamiin yaa rabbal 'aalamiin

***

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّه نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُه, وَنَعُوذُ بِاللّه مِنْ شُرُورِ أنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئاتِ أعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَه اشهد أن لا إله إلّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه , لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلى كُلّ شَيْئٍ قَدِيْر .اللهُمَ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمّد وَعَلى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِين. أمّا بَعْدُ

Yang terhormat dewan juri dan hadirin yang dirahmati Allah

Sesungguhnya bulan ini adalah bulan yang mulia dan agung, bulan penuh Ampunan, bulan penuh keberkahan, bulan dilipat gandakannya kebaikan, dibelenggunya setan-setan, sehingga manusia terbebas dari godaan. Oleh kerenanya Ibadah-ibadah mengalami peningkatan, Al-Qur’an dibacakan dan dikhatamkan, saf-saf masjid mulai berdesakan, bahkan penuh hingga saf paling belakang. Dan yang lebih menggiurkan lagi, di penghujung bulan ini terdapat malam yang lebih baik daripada seribu bulan, yaitu malam Lailatul qadar. Namun miris kita lihat, jema’ah masjid yang awalnya padat, sudah mulai tak terlihat. Bacaan alQur’an yang awalnya satu hari lima juz, berubah menjadi setengah juz. Seringkali kita hanya semangat di awal ramadhan saja, dan mulai melemah di penghujung ramadhan. tentunya ini sangat bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh para alim ulama dan orang-orang soleh, mereka semangat beribadah di awal, lebih semangat lagi di penghujung ramadhan. Mengapa mereka semakin semangat di penghujung ramadhan? Salah satunya tentu karena mereka ingin mendapatkan kemuliaan lailatul qadar.

Oleh karena itu idzinkan saya pada kesempatan ini menyampaikan pidato yang berjudul “Meraih kemuliaan Lailatul Qadar”

Allah Subhanahu wa ta’ala. berfirman:

إنَّ أَنْزَلْنَهُ قي لَيْلَةِ الْقَدْر

"Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an pada "Lailatul Qadar".

وَمَا أدْراك مَا لَيلة القدر؟

Tahukah kalian apakah "Lailatul Qadar"?

 لَيْلَةُ الْقدر خَيرٌ مِنْ ألْفِ شَهرِ

Itulah malam yang lebih utama dari pada seribu bulan". (Al Qodr: 1-3). Ayat yang ini jelas menunjukkan nilai utama dari "Lailatul Qadar ". Salah seorang sahabat Rasulullah , yaitu Anas bin Malik ra menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan keutamaan di sini adalah bahwa amal ibadah seperti zikir, sholat, tilawah Al-Qur'an, dan zikir serta amal-amal lainnya yang dilakukan pada malam itu lebih baik dibandingkan amal serupa selama seribu bulan.

Di dalam kitab Al-Majmu’ syarah Al-Muhadzdzab Imam An-Nawawi rahimahullahu ta’ala juga berkata :

لَيْلَةُ الْقَدْرِ مُخْتَصَّةٌ بِهَذِهِ الْأُمَّةِ زَادَهَا اللهُ شَرَفًا فَلَمْ تَكُنْ لِمَنْ قَبْلَهَا

“lailatul qadar dikhususkan untuk umat ini –semoga Allah menambah kemuliaalnya-, dan tidak didapatkan oleh umat-umat sebelumnya”

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Rasulullah pernah mengabarkan bahwa umur umatnya berkisar antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit orang yang mampu melampaui umur tersebut. Sedangkan umur umat terdahulu jauh lebih panjang. Kita bisa mengambil salah satu contoh, Nabi Nuh Alaihissalam berdakwah selama 950 tahun, dan tentu umurnya lebih dari itu. Oleh karena itu, Allah memberi karunia kepada ummat Nabi Muhammad dengan satu malam lailatul qodar, yang jika seorang beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam tersebut akan bernilai lebih baik dari seribu bulan.

Jika dihitung-hitung maka seribu bulan itu setara dengan 83 tahun 4 bulan, dan ini melebihi umur umat nabi Muhammad. Sehingga apabila seorang diberi taufiq untuk beribadah pada malam lailatul qadar, ia telah beribadah lebih dari ibadah seumur hidup. Dan jika ia memperoleh keutamaan lailatul qadar selama 10 tahun, seakan-akan ia telah beribadah lebih dari 830 tahun, lalu bagaimana apabila ia mendapat keutamaan lailatul qodar selama 20 tahun?, dengan demikian seseorang bisa berlomba-lomba menyaingi umat-umat terdahulu.

Kemudian di dalam lanjutan ayatnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيْهَا بِإذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أمرٍ

“pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat jibril dengan izin Tuhan-Nya untuk mengatur segala urusan”

Abdullah bin Abbas ra menyampaikan sabda Rasulullah bahwa pada saat terjadinya Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi menghampiri hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta’ala. yang sedang beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, yang sedang melaksanakan qiyamullail, yang sedang membaca al-Qur’an, yang sedang bertaubat memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. para malaikat mengucapkan salam kepada mereka. Pada malam itu pintu-pintu langit dibuka, dan Allah Subhanahu wa ta’ala. menerima tobat dari para hamba-Nya yang bertobat.

Dewan juri yang saya hormati dan hadirin sekalian yang dirahmati Allah

Dengan banyaknya keistimewaan ini, seharusnya kita sadar diri, dan berusaha lebih keras lagi, tingkatkan ibadah sehari-hari untuk meraih kemuliaan lailatul qadar di tahun ini.

Sebagai motivasi terakhir dalam pidato ini, al-faqiiroh ingin menyampaikan sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa melakukan sholat malam pada malam kemuliaan/Lailatul Qadar, atas dasar iman serta semata-mata mencari keridaan-Nya, maka Allah Subhanahu wa ta’ala. akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu".

Dewan juri  yang saya hormati dan hadirin sekalian yang dirahmati Allah

Dari apa yang telah disampaikan ini, semoga dapat memberi motivasi pada saya pribadi dan hadirin sekalian sehingga kita lebih bersemangat lagi untuk beribadah dan berusaha meraih kemuliaan lailatul qadar.

Buka puasa lauk telur dadar

Sambil makan buah rambutan

Railah malam lailatul qadar

Malam yang penuh kemuliaan

Ngebuburit di stikes yarsi

Sekian dan terima kasih

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

***

Sekian dan terimakasih

wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

 

 

Penyusun pidato Diana & Dilan Laksaputra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

50 Kosa Kata Bahasa Arab benda-benda di sekitar kita

Teks Fi'il Madhi X

Do'a penutup IMTAQ dan artinya