Dahsyatnya Saiyidul Istighfar
Saiyyidul Istighfar
Istighfar merupakan hal yang seharusnya terus kita panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda " sungguh beruntung orang yang mendapati banyak istighfar di catatan amalnya (kelak di hari kiamat)", disebutkan dalam hadits ini bahwa orang yang banyak beristighfar maka ia akan beruntung nanti di hari kiamat.
oleh karenanya apabila kita ingin termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung, sebaiknya kita harus memperbanyak istighfar.
dalam riwayat yang shahih dijelaskan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam setiap hari memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta'ala tidak kurang dari 70 kali, bahkan dalam riwayat lain disebutkan tidak kurang dari 100 kali.
lalu bagaimana dengan kita? perlu kita muhasabah diri kita.
...
Ada beberapa istighfar yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk kita amalkan sebagai hamba Allah subhanahu wa ta'ala. salah satunya ialah saiyyidul istighfar (tuannya istighfar)
dan fadhilah dari istighfar ini sangat besar, yaitu apabila seorang mengamalkannya di pagi hari, apabila ia meninggal di sore hari tanpa melakukan dosa di antara pagi sampai sore, maka ia akan masuk surga. begitu pula sebaliknya, apabila dibaca di sore hari dan ia meninggal sebelum pagi, maka ia akan masuk surga.
hal yang perlu diingat dalam mengamalkan saiyidul istighfar ini ialah kita harus yakin dengan apa yang kita baca. oleh karenanya perlu kita memahami arti dari saiyidul istighfar ini sehingga kita bisa benar-benar memanjatkannya kepada Allah subhanahu wa ta'ala, dan kalau kita masih belum memahami artinya, kita bisa membaca lafazh arabnya serta kita membaca artinya setelahnya. tentunya dengan benar-benar memohon dari hati kepada ALlah subhanahu wa ta'ala.
Berikut bacaan saiyidul istighfar dengan artinya.
اَللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
“Ya Allah,
Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau"
خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ
"Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu"
وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ
"Aku akan setia pada
perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin
terhadap janji-Mu (berupa surga untukku)"
أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ
"Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat"
أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ
"Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku"
وَأَبُوءُ بِذَنْبِي
"dan aku mengakui
dosaku"
فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أنْتَ
"Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau”.
...
Berikut penjelasan dari hadits terkait saiyidul istighfar :
"Barang siapa yang membaca dzikir ini (saiyidul Istighfar) di pagi hari dan meyakini apa yang ia ucapkan (mengucapkannya dengan penuh keyakinan), lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang membacanya pada petang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR Bukhari no. 6306)
***
Semoga bermanfaat, semoga dapat kita amalkan, istiqomahkan, serta ajarkan kepada orang lain, Aamiin yaa rabbal 'aalamiin
Dilan Laksaputra

Komentar
Posting Komentar