Bertaubat bisa membuat Allah senang

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillah, Allahumma shalli 'ala nabiyyina Muhammad Amma ba'du

Para pembaca yang dirahmati Allah subhanahu wa ta'ala, sebagai manusia biasa tentunya kita pernah merasa malu kepada Allah subhanahu wa ta'ala karena dosa yang telah kita perbuat.

Maksiat lisan yang kita tuturkan, maksiat mata yang kita turutkan, maksiat telinga yang tidak bisa kita hindari, intinya kita semua sebagai hamba Allah subhanahu wa ta'ala pasti pernah melakukan dosa, dan oleh karena keimanan kita, kita merasa malu kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Malu yang kita rasakan memang menjadi pertanda adanya iman kita, akan tetapi malu ini juga seringkali diputar oleh setan. yang seharusnya dengan malu ini kita berusaha segera bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Namun, setan memutar balikkan malu itu justru utuk membuat seorang hamba ragu bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Na'udzubillah

Perlu kita ketahui dan fahami bersama, bahwa Allah subhanahu wa ta'ala pasti akan menerima taubat hambanya, dan malu untuk bertaubat merupakan bisikan serta godaan dari setan. Di samping itu pula, satu hal lagi yang harus kita ketahui ialah, bahwa Allah subhanahu wa ta'ala bukan hanya akan menerima taubat hambanya, melainkan Allah subhanahu wa ta'ala senang apabila ada hambanya yang bertaubat.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda :

وَاللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيْرِهِ وَقَدْ أَضَلَّهُ فِي أَرْضِ فَلَاةٍ

"Dan Allah lebih senang dengan taubat hambanya dibandingkan dengan senangnya salah seorang dari kalian yang menemukan hewan tunggangannya yang telah hilang di padang yang luas" (HR Bukhari no.5834)

Dapat kita bayangkan betapa sedihnya seorang ketika ia berada di tengah padang luas, kemudian ia kehilangan hewan tunggangannya yang bisa jadi ia menyimpan semua perbekalannya pada hewan tunggangannya tersebut, tentunya ia akan sangat sedih. 

Lalu bagaimana jika ia tiba-tiba menemukannya kembali?, tentunya ia akan sangat bahagia. dan bahagianya orang itu tidak bisa menandingi betapa besar bahagianya Allah subhanahu wa ta'ala.

Ingatlah firman ALlah subhanahu wa ta'ala

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوْحًا

"Wahai orang-orang yang beriman, beratubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya" (QS At-Tahrim : 8)

Oleh karenanya marilah kita segera bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala atas segala dosa yang telah kita perbuat. Kita berusaha keluar dari kubangan dosa yang selama ini memenjarakan kita. Ingatlah, bahagianya Allah subhanahu wa ta'ala tentu akan berdampak baik pada kita sebagai seorang hamba.

***

Tentunya saya sebagai penulis bukanlah manusia yang tidak luput dari salah dan dosa, oleh karenanya saya mengharap do'a dari para pembaca agar Allah subhanahu wa ta'ala menghapuskan dosa-dosa saya dan menerima amal ibadah saya baik dari amalan yang langsung saya kerjakan maupun dari apa yang saya sebarkan. Dan semoga doa yang sama kembali pada yang mengucapkan.


Semoga tulisan singkat ini bermanfaat untuk kita semua, Aamiin

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

.....

Dilan Laksaputra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

50 Kosa Kata Bahasa Arab benda-benda di sekitar kita

Teks Fi'il Madhi X

Do'a penutup IMTAQ dan artinya